
Tiap orang mempunyai sel kanker. Sel kanker ini tidak tampak dalam pemeriksaan standar sampai sel-sel ini berkembang biak berjuta jumlahnya. Bila seorang dokter memberitahu pasiennya bahwa “Tidak ada sel kanker lagi” setelah menjali pengobatan, itu artinya pemeriksaan sudah tidak dapat mendeteksi sel-sel kanker karena sel-sel tersebut sudah berada di bawah ukuran/jumlah yang terdeteksi.
Sel kanker tumbuh antara 6 – 10 kali dalam jangka waktu hidup manusia. Pada saat kekebalan tubuh seseorang tinggi, sel-sel kanker akan hancur dan dicegah sehingga tidak dapat bertambah banyak dan membentuk tumor.
Pada saat seseorang menderita kanker ini menunjukkan bahwa orang tersebut mengalami kekurangan nutrisi. Ini dapat terjadi karena faktor genetika, lingkungan, makanan, dan cara hidup.
Untuk menanggulangi kekurangan nutrisi dan memperkuat sistem kekebalan tubuh dapat ditempuh dengan merubah cara makan (diet) dan menambahkan asupan suplemen.
Rumah sakit Johns Hopkins melaporkan bahwa cara efektif melawan kanker adalah dengan membuatnya kelaparan, yaitu dengan cara tak memberikan makanan yang dibutuhkan dalam sel untuk berkembang biak.
Perlu diketahui bahwa makanan utama sel kanker adalah gula. Maka perlu dipertimbangkan asupan makanan untuk meniadakan gula. Namun demikian berhati-hatilah dengan gula sintets karena ini pun berbahaya. Gunakan gula yang bersifat alami.
Lingkungan yang bersifat asam menjadi tempat sel-sel berkembang biak dengan baik. Dietari yang berbasis daging sangat tinggi kadar asamnya, oleh karena itu lebih baik mengkonsumsi ikan. Sementara dietari yang berbasis sayuran segar dan sarinya (jus), whole grain, kacang-kacangan dan sedikit buah akan membentu memnadikan tubuh dalam suasana alkaline (basa).
Sari sayuran segar mengandung enzim-enzim aktif/hidup yang dapat diserap dengan mudah dan dapat mencapat titik selular dalam waktu 15 menit untuk memberi makan dan mempercepat pertumbuhan sel-sel sehat.
Protein dari daging sulit untuk dicerna dan membutuhkan enzim pencerna yang cukup banyak. Daging yang tak tercerna dan tertinggal alam sayuran pencernaan akhirny akan membusuk dan menambah timbunan racun. Dengan menghindari makanan mengandung daging, tubuh membutuhkan jauh lebih sedikit enzim untuk mencerna makanan, sehingga sebagian besar enzim dapat menyerang dinding protein pada sel-sel kanker dan selanjutnya memungkinkan bagian sel-sel tubuh untuk menghancurkan sel-sel kanker.
Dr. Edward Fujimoto dari Rumah Sakit Castle, menyarankan agar tak memanaskan makanan di dalam microwave menggunakan plstik. Terlebih untuk makanan yang mengandung lemak. Karena kombinasi lemak, panas tinggi, dan plastik akan melepaskan dioxin ke dalam makanan yang akhirnya akan masuk ke dalam sel-sel tubuh.
Dioxin adalah jenis bahan kimia yang menyebabkan kanker, terutama kakner payudara. Dioxin juga berkadar racun tinggi bagi sel-sel tubuh kita. Botol plastik dalam freezer juga melepaskan kandungan dioxin, karenanya jangan membekukan botol plastik dengan air di dalamnya.
Sel kanker tidak dapat berkembang dalam lingkungan yang tinggi oksigen. Berolah raga setiap hari dan menghirup nafas dalam-dalam dapat membantu asupan oksigen dalam tahap selular. Terapi oksigen juga salah satu cara yang digunakan untuk menghancurkan sel-sel kanker.
Kanker adalah penyakit yang melibatkan pikiran, tubuh, dan jiwa. Jiwa yang proaktif dan positif akan membantu penderita kanker untuk sembuh. Kemarahan, tidak dapat memaafkan, dan kegetiran hidup menjadikan tubuh dalam situsi yang tegang dan berkadar asam tinggi. Belajarlah untuk berjiwa lembut dan pemaaf, bersantai, dan menikmati hidup.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar